Sangjit, The Procession Chinese Proposal Tradition

0856 4591 3004 , Seserahan Pernikahan
0856 4591 3004 , Seserahan Pernikahan

Dalam menyelenggarakan sebuah pernikahan, masyarakat keturunan Tionghoa memiliki sejumlah tradisi warisan nenek moyang yang kaya akan makna dan hingga kini masih tetap dijalankan. Pada kesempatan kali ini, Weddingku akan membahas secara khusus mengenai prosesi sangjit, prosesi yang biasanya dilakukan oleh setiap pasangan keturunan Tionghoa sebelum hari pernikahan.

WHAT IS SANGJIT?
Pertama-tama, mari kita mengenal lebih dulu apa yang dimaksud dengan prosesi sangjit. Sangjit adalah prosesi seserahan dalam budaya Tionghoa dimana sang mempelai pria datang membawa persembahan kepada pihak mempelai wanita. Acara sangjit biasanya dilakukan setelah lamaran dan di antara 1 bulan sampai 1 minggu sebelum hari pernikahan. Untuk waktu pelaksanaan, acara sangjit diadakan pada siang hari antara jam 10.00 sampai dengan 13.00 WIB dan dilanjutkan dengan makan siang.

The Procession:
Wakil keluarga wanita beserta para penerima seserahan yang biasanya adalah anggota keluarga yang telah menikah, menunggu di depan pintu rumah.

Rombongan pria dipimpin oleh anggota keluarga yang dituakan datang membawa seserahan ke rumah si wanita. Rombongan ini biasanya terdiri dari wakil keluarga yang belum menikah yang menjadi pembawa nampan seserahan. Dalam kepercayaan adat tertentu, orang tua pria tidak ikut dalam prosesi ini.

Seserahan diberikan satu persatu secara berurutan, mulai dari seserahan untuk kedua orang tua mempelai wanita, lalu untuk mempelai wanita, dan seterusnya.

Barang seserahan yang sudah diterima oleh pihak mempelai wanita, langsung dibawa ke dalam kamar untuk diambil sebagian.

Dilanjutkan dengan ramah tamah. Biasanya pihak keluarga mempelai wanita menyiapkan makan siang.

Pada akhir kunjungan, barang-barang seserahan yang telah diambil sebagian diserahkan kembali pada para pembawa seserahan. Dan sebagai balasannya, keluarga wanita pun memberikan seserahan pada keluarga pria berupa manisan dan berbagai keperluan pria (baju, baju dalam, dan lain lain).

Mengapa harus diserahkan kembali sebagian? Karena apabila keluarga wanita mengambil seluruh barang yang ada, itu berarti mereka menyerahkan pengantin wanita sepenuhnya pada keluarga pria dan tidak akan ada hubungan lagi antara si pengantin wanita dan keluarganya. Namun bila keluarga wanita mengembalikan separuh dari barang-barang tersebut ke pihak pria, artinya keluarga wanita masih bisa turut campur dalam keluarga pengantin.

Wakil keluarga wanita juga memberikan ang pao ke setiap pembawa seserahan, maksudnya adalah untuk mendoakan agar para pembawa seserahan enteng jodoh.