Tips Menyebar Undangan Pernikahan Murah Ini

undangan-custom-2
0856 4591 3004 , Undangan Pernikahan 2017

Yang namanya pernikahan, rasanya gak sah kalau tanpa pesta resepsi dan dihadiri tamu-tamu. Ya bisa saja sih nikah cuma di rumah atau KUA dengan dihadiri kerabat dekat. Tapi rasanya hal tersebut belum menjadi tradisi kuat. Ngadain pesta pernikahan emang butuh proses panjang. Mulai dari memilih gedung, souvenir, katering, wedding organizer, menyebar undangan dan banyak lagi. Gak jarang pasangan yang menyiapkannya dari tahun sebelumnya.

Gak bisa dimungkiri, jumlah tamu yang datang berbanding lurus dengan katering yang kamu sediakan. Malah kadang jumlah tamu melebihi jumlah makanan yang ada. Ya gimana gak, satu undangan yang kamu kirim bisa berarti 2 – 4 kepala yang datang hehe.

Nah, khusus ngomongin soal undangan nih. Kayaknya hal satu ini bisa menjadi masalah tersendiri. Kadang setiap pasangan bakal butuh berhari-hari untuk menentukan siapa yang bakal diundang. Belum lagi orangtua yang juga kadang turut andil. Kalau bujet yang disediakan gak terbatas sih gak masalah. Tapi gimana kalau bujet pernikahanmu tergolong mepet?

Mungkin saatnya kamu lebih selektif lagi dalam menyebar undangan. Nah, coba deh jawab beberapa pertanyaan ini sebelum kamu memilih siapa yang layak mendapat undangan pernikahanmu.

1. Mulai dari pertanyaan mendasar

Pertanyaan paling penting tapi jarang terpikirkan: Apakah kamu dan pasanganmu menjalin komunikasi dengan mereka dalam kurun waktu satu tahun terakhir? Jika gak ada komunikasi bahkan di sosial media, kamu aman untuk mengeliminasi mereka.

2. Apakah kamu akan mengundang kolega bisnis dan rekan kerja?

Rekan bisnis dan kerja mungkin bakal masuk dalam daftar undangan. Tapi bisakah kamu mengerucutkannya lagi? Kolega bisnis mungkin hanya sebatas hubungan profesional. Dari situ kamu bisa mengeliminasi mereka.

3. Bagaimana jika ortu turut andil?

Sudah jadi rahasia umum kalau sebenarnya pesta pernikahan adalah ajang milik ortu. Anak-anaknya kadang cuma manut saja ngikutin kemauan ortu. Bahkan gak jarang ortu juga punya daftar tamu mereka sendiri.

Pertanyaannya, apakah kamu siap berdebat dengan ortu soal siapa yang bakal diundang atau nggak? Jika nggak siap berdebat, sah-sah saja mengirimkan undangan kepada mereka.