Kapan Waktu Terbaik Memesan Undangan Pernikahan?

undangan-custom-adat-jawa
0856 4591 3004 , Undangan Pernikahan Bahasa Jawa

 

Suatu sore, ada dering di HP istri saya. Maklum, saya dan istri tetap melayani jika ada klien yang hendak tanya-tanya perihal pembuatan undangan nikah walaupun sudah lewat jam kantor, bahkan jika ada yang tanya-tanya sampai malam sebelum tidur pun tetap kami layani. Hehe, maklum kejar setoran. Sore itu, ada yang telepon hendak memesan undangan pernikahan. Ketika istri saya bertanya minta jadinya kapan, orang tersebut bilang hari Kamis minggu ini. Kami terima telepon itu hari Selasa sore. Tersisa 2 hari sebelum hari H. Tentu saja, istri saya dengan sopan menjawab tidak bisa karena waktunya yang terlalu mepet. Setelah telepon di tutup, saya dan istri geleng-geleng kepala, tinggal 2 hari baru mau pesan undangan?

Selain itu, juga banyak yang memesan undangan mepet-mepet dengan hari pernikahan mereka, padahal banyak dari mereka yang bukan domisili di Jogja. Ada yang di Palembang, Batam, Tarakan, bahkan sampai Papua. Mereka pesan undangannya kurang dari dua minggu sebelum hari H, padahal di luar Pulau Jawa, pengiriman tentu akan memakan waktu. Biasanya, sebelum menerima orderan, kami tanya dulu lokasinya di mana. Jika memungkinkan, kami akan terima dengan catatan respon yang cepat untuk ACC desainnya. Saya sering memotivasi karyawan saya, baik ke desainer ataupun ke bagian produksi dengan bercanda, “Ya, kita ini rejekinya memang yang nikahnya mepet-mepet. Ya diterima saja, he..he.”

Jadi, kapan waktu terbaik untuk memesan undangan pernikahan itu? Ada beberapa hal yang harus diperhatikan berkaitan dengan waktu pemesanan agar Anda tidak terburu-buru dan panik jika undangannya belum sampai atau belum jadi.

  1. Lokasi. Jika Anda memesan undangan yang sedomisili dengan Anda maka koordinasi dan pengambilan undangan bisa lebih cepat, tetapi jika Anda memesan via online ke percetakan yang tidak sedomisili dengan Anda, perhitungkan lamanya waktu pengiriman dan ambil estimasi waktu terlama pesanan sampai ke tempat Anda.
  2. Spesifikasi undangan. Undangan dengan aksesoris atau kerumitan tertentu, misal pakai amplop, emboss, hotprint, atau pakai pita, tentu akan memakan waktu yang lebih lama. Jika waktunya mepet, pilihlah yang undangan standar dan tidak memakai aksesoris tambahan.
  3. Jumlah undangan. Jika jumlah undangan Anda banyak, misal 1000 atau 2000 undangan, tentu waktunya juga akan lebih lama di banding undangan jumlah 300.
  4. Proses desain, revisi, ACC. Proses pembuatan undangan melewati tahapan desain. Jika ada yang kurang sesuai, bisa di revisi. Jika sudah oke, bisa di-ACC. Proses desain dan revisi ini bisa lebih dari satu kali dan memakan waktu yang agak lama. Terlebih lagi, desain harus dicek dulu agar tidak ada kesalahan cetak.
  5. Kecepatan respon. Karena proses desain sampai dengan ACC ini memerlukan waktu yang lumayan panjang, kecepatan respon akan sangat berpengaruh di lamanya waktu. Jika hari ini dikirimkan hasil desain maka baru tiga hari kemudian dikirim balik ke percetakan tentang apa yang harus di revisi karena harus konsultasi dengan keluarga. Tentu, butuh waktu lama apalagi jika revisinya lebih dari satu kali.
  6. Waktu sebar undangan. Undangan yang sudah jadi, tentu juga harus dikirim ke orang yang akan di undang. Apakah orang yang akan diundang sedaerah dengan Anda atau perlu dikirim lagi? Jumlah undangan yang banyak, tentu waktu untuk penyebarannya juga banyak.

Ternyata banyak hal yang harus jadi pertimbangan kita tentang kapan kita hendak memesan undangan ya? Agar Anda tidak tergesa-gesa dan tidak terburu buru, merencanakan waktu yang lebih longgar akan lebih baik. Waktu ideal memesan undangan itu berkisar 2 sampai dengan 3 bulan sebelum hari H. Namun, semua tergantung 6 faktor yang sudah disebutkan. Jika undangan Anda sederhana, percetakannya sedaerah dengan Anda, dan jumlahnya tidak banyak, waktu satu bulan termasuk ideal.