5 Kesalahan yang Sering Muncul Dalam Kartu Undangan

Kesalahan yang Sering Muncul Dalam Kartu Undangan
Kesalahan yang Sering Muncul Dalam Kartu Undangan

Kesalahan yang Sering Muncul Dalam Kartu Undangan-  Kartu undangan dengan desain menawan tentu akan membuat para tamu terkesan dan penasaran untuk hadir di pesta pernikahan kamu. Sehingga tak jarang calon pengantin mencari referensi dan vendor kartu undangan terbaik demi menghasilkan kartu undangan pernikahan yang mereka dambakan.

Saking asyik-nya memikirkan desain kartu undangan, calon pengantin kerap kali abai terhadap detail lain yang tak kalah pentingnya. Mulai dari kesalahan dalam pencetakan kartu hingga cara mengirimkan kartu undangan yang kurang beretika.

  1. TYPO – KESALAHAN EJAAN DALAM PENULISAN
    Typo atau kesalahan ejaan dalam penulisan bisa seketika merusak elegansi kartu undangan. Lebih-lebih lagi bila typo yang terjadi tanpa sengaja ini bisa menyinggung perasaan tamu yang diundang, seperti kesalahan eja pada penulisan nama atau gelar.

Solusi : Teliti kembali kartu undangan dummy sebelum diperbanyak. Bila kartu undangan ditulis dalam Bahasa Inggris ada baiknya meminta orang ahli atau proofreader untuk mengoreksi. Untuk kesalahan dalam penulisan nama, cantumkan ‘PS’ yang berisi permohonan maaf terhadap kesalahan dalam penulisan nama dan gelar tamu undangan.

  1. MEMESAN TERLALU BANYAK
    Kami setuju jika kebutuhan pernikahan yang berlebihan lebih baik daripada kekurangan. Tapi terlalu berlebihan bisa jadi hal mubazir bukan?

Solusi : Sesuaikan jumlah kartu undangan dengan jumlah tamu yang undangan. Tambah berkisar beberapa buah, untuk mengantisipasi daftar tamu yang terlewat atau kerusakan dan kesalahan cetak.

  1. MENCAMTUMKAN PETA YANG TIDAK JELAS
    Di bagian terakhir kartu undangan, acapkali tercantum peta penunjuk jalan menuju venue pernikahan. Sayangnya, peta yang tertulis seringkali tidak membantu para tamu dan bahkan terkesan hanya ‘seadanya.’

Solusi: Cantumkan titik lokasi maps digital pada kartu undangan agar para tamu mendapatkan petunjuk melalui aplikasi penunjuk jalan. Cantumkan juga rute secara jelas untuk menuju lokasi pernikahan. Misalnya, apa saja jalan yang harus dilalui, patokan tempat, atau rute transportasi umum menuju venue pernikahan.

  1. MENGIRIM UNDANGAN DI WAKTU YANG TIDAK TEPAT
    Mengirim undangan pernikahan pada waktu yang terlalu mepet akan membuat tamu tidak bisa menyiapkan diri untuk menghadiri pernikahan kamu. Sementara, jika terlalu jauh dari hari H, bisa jadi tamu akan lupa dengan tanggal pernikahanmu. Belum lagi bila kamu membagikan kartu undangan melalui perantara orang lain. Bisa-bisa undanganmu tidak sampai ke orang yang dituju

Solusi : Waktu ideal mengirim undangan pernikahan ialah dua minggu sebelum hari pernikahan. Namun apabila berencana mengundang lebih dari 500 tamu, kami sarankan untuk menyebar undangan minimal tiga sampai empat minggu sebelum hari istimewamu tiba. Ini dilakukan untuk mengantisipasi waktu pembagian kartu undangan yang tidak cukup dilakukan dalam kurun satu atau dua hari.

  1. MENYEBAR UNDANGAN VIA BROADCAST MESSAGE
    Alasan seperti jarak atau waktu yang tidak mendukung menjadi alasan mengapa calon pengantin mengirim undangan pernikahan via group media sosial atau aplikasichatting. Hal ini sah-sah saja dilakukan, akan tetapi sebaiknya tetap perhatikan etika dalam menyampaikan kabar baik ini.
Solusi :  Awali dengan permintaan maaf dan kendala yang kamu alami untuk menyampaikan undangan pernikahan secara langsung. Cara lain, lampirkan wedding website bila kamu memiliki.